Thursday, 10 October 2013

untuk kamu yang pernah dekat denganku

aku letih. ya! aku sangat letih untuk menjalani semua ini. kamu yang sekarang bukanlah kamu yang dulu. tau gak kenapa aku mulai sedikit pendiam dari biasanya? kamu mau tau jawabannya? karena aku sudah sangat letih dengan SIKAP dan SIFAT mu yang sangat menjengkelkan. kata "kamu" disini bukan berarti seorang laki-laki ya... :)) tapi seseorang yang sudah aku anggap sahabat, tapi tak pernah terabaikan dalam benaknya bahwa 'kamulah orang yang tepat menjadi tempat aku berkeluh kesah'. tiga tahun... yap! 3tahun sudah aku mendengar suka citamu. aku tak merasa bosan atau jenuh dengan semua ceritamu. tapi aku benar2 jenuh dengan sikapmu. entah mengapa aku merasa kau terlalu dekat dengan sahabat2mu, sehingga melupakan aku. akupun tak tahu bagaimana kalian berteman? apakah cuma berlandaskan "pelampiasan"? keegoisan? akupun tak dapat melihat lebih dari itu. mengapa? karena akupun merasakan/ melihat semua yang kalian perbuat. yah, awalnya aku percaya kalau persahabatan itu tak akan pernah putus. tetapi setelah melihat semuanya aku merasa risih dengan semua ini. sehingga aku memilih lebih bungkam dari biasanya kepada kamu. yap! aku sakit itu cuma alasan agar aku tidak bercerita banyak *lagi* tentang kehidupanku. padahal aku sangat membutuhkan yang namanya sahabat. sahabat... katanya sahabat itu saling melengkapi, tidak perlu sungkan dengan semua yang telah diceritakan, saling berbagi cerita, pokoknya the best dah buat sahabat :). tapi kenyataan yang aku peroleh malah sebaliknya. :( aku udah bercerita panjang lebar juga kadang tak didengar olehnya. mungkin denger siih, tapi masuk dari kuping kanan trus keluar deh dari kuping kiri. huuuuffft. -_- jadi percuma juga kan? terus gimana?okay, aku sekarang berteman dengan orang baru yang bisa mengerti dan baru sedikit mengenalku. dia bisa! ya, dia bisa mengerti. tapi haruskah aku mulai dari awal lagi? dengan mereka saja aku berpura2 tidak tahu masalah mereka, menghilangkan rasa sakit hati yang terpendam dalam hati karena mereka. dan menghilangkan itu semua memang mudah. tapi untuk berbaur lagi dengan orang baru, sepertinya terlalu asing untuk ku. aku butuh waktu sejenak untuk menyendiri. maaf selama ini aku telah bungkam terhadap kamu. itu ku lakukan karena aku tak sanggup memupuk semua rahasia ini dan aku jenuh dengan semua sikapmu. :')

No comments:

Post a Comment