Friday, 18 October 2013

entah mengapa..

entah mengapa aku merasa ingin sekali berteriak yang keras di suatu tempat yang tak berpenghuni.. :(
entah mengapa ketika kau menyadari itu semua duniaku seakan berhenti berputar..
entah mengapa aku merasakan sakit yang teramat dalam..
entah mengapa dunia seakan membenciku..
entah mengapa aku merasakan hal yang seharusnya tak aku rasakan..
entah mengapa dunia ini semakin sempit..
entah mengapa aku harus bertemu orang baik sepertimu..
entah mengapa hanya kamu teman yang aku punya..
entah mengapa aku merasakan indahnya berbagi suka denganmu..
entah mengapa aku sangat ingin membagi rasa duka ini..
entah mengapa tak ada yang mau percaya..
entah mengapa aku selalu berpura-pura tidak mengetahui semuanya, padahal aku mengetahuinya..
entah mengapa aku merasa jauh dari rumah, padahal aku berada dirumah..
entah mengapa aku dituntut untuk menjadi dewasa..
entah mengapa aku merasa bersalah telah memasuki dunia ini..
entah mengapa kapanpun aku menoleh, tak ada satu orang pun yang bisa mengerti..
entah mengapa aku,dirinya, dan dirimu tak pernah bertemu dengan perasaan ini..
entah mengapa semakin aku dekat, semakin engkau menjauh..
entah mengapa semua yang terjadi, semata-mata bukan hanya kebetulan biasa..

Monday, 14 October 2013

It's me

hai... :) kali ini aku akan bercerita tentang pengalaman berprestasi dan suka duka ku sewaktu sebelum SD sampai lulus SD, lets play the stories... ;)
Umur 4 tahun... aku di umur 4 tahun sudah bisa membaca dengan baik dan benar lhoooo. *ciiieee. padahal waktu itu aku tidak sama sekali tidak ikut pendidikan PAUD atau TK. itu karena ayahku yang sangat perhatian terhadap pendidikan ku. tetapi di umur 4 tahun ini, aku masih tidak bisa menulis -_- dan waktu itu aku masih tinggal di daerah Jeruk Purut, Cilandak Timur. di umur 5 tahun aku mulai pindah rumah.
Umur 6 tahun... aku merasa senang ketika aku mulai bersekolah. tapi... untuk belajar menulis aku memang sangat payah. -_- untuk bisa menulis kata "aku" dengan huruf sambung saja, aku sampai menangis lho, sampai-sampai ayahku dipanggil ke sekolah. ketika naik kelas, aku mendapat peringkat satu untuk lomba membaca. sampai saat ini sertifikatnya masih ada tuh di rumahku. :) disamping itu aku juga memperoleh peringkat 4 dalam kelas. yeay! aku naik kelas dengan prestasi yang bagus. :)
Umur 7 tahun... aku mulai suka untuk menguncir rambutku. aku hias rambutku dengan pita-pita lucu atau jepitan, dan aku mengoleksi banyak kunciran di rumahku. umur 7 tahun ini aku sudah kelas 2, dan pengalaman pertama kalinya aku mendapat surat cinta. yang mengirimnya tentu saja bukan dari kakak kelas. tapi dari adik kelasku sendiri. namanya josh, dia cakep sih... tapi sayang kelakuannya itu yang membuat aku illfil sama dia. owh ya. dia juga biarpun baru kelas 1 SD tapi umurnya sudah 9 tahun. mau tau isi surat cinta aku? isi suratnya pun aku sudah lupa... -_- *gubrakkk.
di umur 8, 9 tahun, aku jalani dengan baik, bahagia dan aku selalu mendapat peringkat 2/3 besar. dan di umur 9/10 tahun aku sudah bisa mengurus urusan rumah tangga. tapi untuk memasak aku belum bisa hehe.. Umur 10 tahun atau ketika aku di kelas 4 SD, untuk pertama kalinya aku mendapat peringkat satu di sekolah. aku ikut olimpiade IPA di kelas 5 SD. tidak haya aku saja yang terpilih. tetapi ada beberapa temanku yang juga mengikuti lomba IPA dan Matematika. aku terpilih untuk ikut lomba berdasarkan nilai IPA terbaik. tapi sayang, aku sangat lemah pada mata pelajaran Matematika. pada saat itu aku memperoleh nilai 95 di mata pelajaran IPA. tentu saja aku menang pada seleksi tingkat pertama, aku mendapat peringkat 4 untuk lolos seleksi tersebut. pada seleksi selanjutnya aku sangat kesulitan. karena semua soalnya memakai bahasa inggris dan tentu saja aku tak bisa menjawab sepenuhnya dengan benar. :(
di kelas 6 SD aku kembali mendapat surat cinta. tapi aku tak tahu surat itu dari siapa. aku lulus dengan nilai terbaik di sekolahku. aku medapat nilai 22,30 atau setara dengan nilai 7, 30. tentu saja aku dengan mudahnya bisa masuk SMP manapun yang aku mau. tapi aku tak ingin masuk SMP internasional karena waktu itu SMP semacam itu masih memungut biaya, sedangkan aku tidak mau membuat orang tuaku susah. sebenarnya aku bisa saja mendapat nilai lebih dari itu cuma disaat aku naik kelas, entah orang tuaku yang menganggap aku siap dengan permasalahan mereka akupun tak tahu, yang jelas aku merasa down untuk pertama kalinya dalam hal pelajaran. sehingga nilaiku pada waktu itu sangat turun drastis.
untuk masalah percintaan sepertinya cukup aku dan Allah SWT saja yang mengetahuinya. aku menyimpan semua itu serapat-rapatnya. hehe..
SMP... masa2 yang menurutku sangat membosankan. kenapa? karena aku mulai tak mampu mengejar ketertinggalan pelajaran. dan aku juga tak mampu untuk mencapai peringkat pertama, karena aku terus dihadapi oleh berbagai permasalahan di rumah. tapi aku sangat bersyukur karena bisa menempati kelas terbaik/ kelas yang isinya orang-orang pintar. hehe..
lulus dari SMP aku memilih untuk meneruskan pendidikanku ke SMK. karena menurutku SMK itu setelah lulus bisa langsung bekerja. tapi sampai saat ini aku belum yakin betul sihh -__-" kalian tau aku memilih jurusan apa??? aku memilh jurusan Akuntansi. hehe padahal aku sangat lemah pada mata pelajaran Matematika. tetapi aku nekat saja memilih jurusan itu.. :D sekarang aku sudah kelas 3 SMK dan sekarang aku harus belajar dengan tekun agar aku bisa lulus, memperoleh pekerjaan yang aku sukai dan layak, dan mencapai universitas yang ingin aku tuju. O:)
okay, sekian dulu cerita dariku... bye bye.. :D

Thursday, 10 October 2013

untuk kamu yang pernah dekat denganku

aku letih. ya! aku sangat letih untuk menjalani semua ini. kamu yang sekarang bukanlah kamu yang dulu. tau gak kenapa aku mulai sedikit pendiam dari biasanya? kamu mau tau jawabannya? karena aku sudah sangat letih dengan SIKAP dan SIFAT mu yang sangat menjengkelkan. kata "kamu" disini bukan berarti seorang laki-laki ya... :)) tapi seseorang yang sudah aku anggap sahabat, tapi tak pernah terabaikan dalam benaknya bahwa 'kamulah orang yang tepat menjadi tempat aku berkeluh kesah'. tiga tahun... yap! 3tahun sudah aku mendengar suka citamu. aku tak merasa bosan atau jenuh dengan semua ceritamu. tapi aku benar2 jenuh dengan sikapmu. entah mengapa aku merasa kau terlalu dekat dengan sahabat2mu, sehingga melupakan aku. akupun tak tahu bagaimana kalian berteman? apakah cuma berlandaskan "pelampiasan"? keegoisan? akupun tak dapat melihat lebih dari itu. mengapa? karena akupun merasakan/ melihat semua yang kalian perbuat. yah, awalnya aku percaya kalau persahabatan itu tak akan pernah putus. tetapi setelah melihat semuanya aku merasa risih dengan semua ini. sehingga aku memilih lebih bungkam dari biasanya kepada kamu. yap! aku sakit itu cuma alasan agar aku tidak bercerita banyak *lagi* tentang kehidupanku. padahal aku sangat membutuhkan yang namanya sahabat. sahabat... katanya sahabat itu saling melengkapi, tidak perlu sungkan dengan semua yang telah diceritakan, saling berbagi cerita, pokoknya the best dah buat sahabat :). tapi kenyataan yang aku peroleh malah sebaliknya. :( aku udah bercerita panjang lebar juga kadang tak didengar olehnya. mungkin denger siih, tapi masuk dari kuping kanan trus keluar deh dari kuping kiri. huuuuffft. -_- jadi percuma juga kan? terus gimana?okay, aku sekarang berteman dengan orang baru yang bisa mengerti dan baru sedikit mengenalku. dia bisa! ya, dia bisa mengerti. tapi haruskah aku mulai dari awal lagi? dengan mereka saja aku berpura2 tidak tahu masalah mereka, menghilangkan rasa sakit hati yang terpendam dalam hati karena mereka. dan menghilangkan itu semua memang mudah. tapi untuk berbaur lagi dengan orang baru, sepertinya terlalu asing untuk ku. aku butuh waktu sejenak untuk menyendiri. maaf selama ini aku telah bungkam terhadap kamu. itu ku lakukan karena aku tak sanggup memupuk semua rahasia ini dan aku jenuh dengan semua sikapmu. :')